Teraz Desa
⬇️ Unduh App
← Semua Berita
Rabu, 23 September 2026

Polres Trenggalek Salurkan 5.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Polres Trenggalek Salurkan 5.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

TRENGGALEK, AZMEDIA INDONESIA — Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Trenggalek mendorong Polres Trenggalek, jajaran Polda Jawa Timur, turun langsung membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Melalui program Patroli Gentong, personel Polres Trenggalek menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Srabah, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Selasa (22/9/2026).

Selain menyalurkan bantuan, Polres Trenggalek juga mendorong penerapan ecology policing sebagai bagian dari upaya mengedukasi masyarakat agar turut menjaga kelestarian sumber mata air dan ekosistem yang menjadi penyangga ketersediaan air.

Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya mengatakan, Kecamatan Bendungan merupakan salah satu wilayah yang rawan mengalami kekeringan saat musim kemarau.

"Kecamatan Bendungan merupakan salah satu wilayah di Trenggalek yang rawan kekeringan. Jadi hari ini kita berpatroli, melihat secara langsung kondisi masyarakat sekaligus mendistribusikan bantuan air bersih," ujar AKBP Rizky Tri Putra.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Trenggalek bersama sejumlah pihak menyalurkan total 5.200 liter air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.200 liter berasal dari program Patroli Gentong Polres Trenggalek. Sementara 4.000 liter lainnya merupakan bantuan yang disalurkan melalui kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek dan tiga pilar di wilayah setempat.

AKBP Rizky mengatakan, berdasarkan pemantauan di lapangan serta pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, kekeringan menjadi salah satu persoalan yang kerap terjadi ketika musim kemarau tiba.

"Dampaknya, masyarakat sering kali mengalami krisis air bersih untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

Karena itu, Polres Trenggalek mendorong masyarakat untuk ikut menjaga sumber mata air sebelum kondisi kekeringan semakin parah. Upaya tersebut dinilai penting, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pegunungan dan bergantung pada sumber air lokal.

"Melalui ecology policing, kita berupaya melindungi ekosistem agar sumber atau mata air yang ada tetap terjaga dengan baik. Ini tentu tidak mudah, perlu dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh stakeholder dan masyarakat," terang AKBP Rizky.

Ia berharap penyaluran air bersih tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga sumber mata air.

Menurutnya, keberlangsungan sumber air membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah, kepolisian, serta masyarakat sebagai pihak yang berinteraksi langsung dengan lingkungan.

Sementara itu, Jumani, Kepala Dusun Ampelgading, Desa Srabah, menyampaikan apresiasi atas bantuan air bersih yang diberikan jajaran kepolisian.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu warga yang sedang menghadapi kesulitan memperoleh air bersih.

"Alhamdulillah ada bantuan air. Terima kasih atas bantuan air oleh Bapak Kapolres, Bapak Kapolsek, dan jajaran kepolisian dari Kabupaten Trenggalek. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Permintaan warga, kalau bisa bantuan air itu setiap hari ada," ucap Jumani.

Baca semua kabar desa dari HP
Unduh aplikasi Teraz Desa — gratis di Google Play.
Get it on Google Play

Berita Lainnya